Minggu, 02 Oktober 2016

Kembali ke Cisoka

Jika pulang kampung ke Jogja tidak memungkinkan dengan waktu tempuh jika hanya memanfaatkan hari libur sabtu-minggu, saya punya beberapa pilihan lokasi untuk menggantikannya. Paling tidak akhir pekan saya dilewati oleh suasana sejuk serta dinginnya pegunungan, sepi dari berisiknya kota industri, keramahan warganya, serta dengan segala keserdehanaanya, bagi saya itu bisa sebagai ajang mensyukuri segala nikmat yang diberikan Nya.

Adalah kampung Cisoka, yang berjarak hanya sekitar 11 kilometer dari pusat kota Sumedang. Tapi jangan harap bisa menikmati jalan mulus menuju kampung ini, aspal terkelupas, bebatuan lepas akan disuguhkan ketika menuju kampung yang berada ditengah hamparan kebun teh. Untuk pengendara motor seperti saya jalan seperti ini cukup menyenangkan, paling tidak untuk mengusir rasa mengantuk setelah terbuai dengan halusnya aspal perkotaan, berganti dengan adrenalin yang terpacu.

Berkunjung ke kampung ini pertama kali saat bersama teman-teman dari Kartala dengan Perjalanan Cahaya-nya, dengan misinya membantu memberikan penerangan lampu dengan sumber energi dari panel surya. Dan jika kami rindu akan suasana Cisoka bisa berkunjung kapan saja, seperti apa yang terjadi akhir pekan kemarin (2/10/2016). Saya , Dadang dan Asep mengunjungi Cisoka kembali.

Foto-foto dibawah ini yang diambil dari atas dengan pesawat tanpa awak, semoga bisa mendeskripsikan suasana kampung Cisoka.


















---**--