Our Riding Ware

Rabu, 26 Februari 2014

Mengapa Kami harus ke Bromo

padang savana Bromo
“Bromo Bromo Bromo, terhitung sudah kali kedua kami mengujungi pegunungan ini. Kawasan Taman Nasional yang tak pernah bosan menyuguhkan pesonanya. Ia selalu memberikan para pengunjungnya kejutan yang menyenangkan. Ahh, betapa kami selalu terkenang , selalu rindu pada sebuah perjalanan pertama kalinya.
Desember 2011, saat suhu gunung Bromo terasa sangat dingin,kami mulai mancari kehangatan mentari di sela-sela pegunungan ini. Kami ingin menikmati matahari terbit yang cahayanya menerpa perbukitan Bromo dengan magis.
Tetiba saya teringat seorang Teologi yang salah satu esainya yang genit mengatakan “Bandung lahir ketika Tuhan sedang tersenyum ” Maka, saya percaya bahwa Tuhan sedang bersorak bergembira saat Ia menciptakan Bromo.
Lalu munculah perbukitan hijau memanjang berbaris rapih. Ini salah satu primadona keelokan Bromo. Rasanya tak cukup jika hanya mengatakan indah. Ia pula bukan hanya sekedar sebuah lanskap geografis, Ia adalah refleski salah satu kekayaan pesona alam Nusantara”
Itulah sepenggal kata yang ditulis oleh Neni, yang setia duduk dibelakang kemudi motor yang saya kemudikan. Menempuh jarak sekitar 2000 kilometer dai Jakarta sampai Kawasan Taman Nasional Tennger Semeru yang terletak di wilayah administratif 3 kabupaten yaitu Pasuruan, Malang, Lumajang, Probolinggo - Jawa Timur ini.

Rekaman video dan bidikan kamera selama kami di Bromo terekam apik, coba kami rangkai dalam sebuah video. Sampai kami menyadari alasan mengapa kami ke tempat ini, setelah melihat dokumnetasi yang kami ambil.

Ya ada pepatah barat mengatakan “A picture speaks thousand words” . Bukan alasan malas  saya untuk mendeskripsikan tentang keindahannya. Tetapi setelah melihat rekaman kami mungkin anda mempunyai persepsi tersendiri.







4 komentar:

  1. Bagus banget fotonya, captionnya juga keren. Padahal udah pernah kesini, ngga nyangka bakal sebagus ini pemandangannya. kereen :D

    BalasHapus
  2. ayo kesana lagi..pasti sama kerennya :)

    BalasHapus
  3. Bener banget gag pernah bosan ke Bromo, ane udah 4 kali kesana. Dan semuanya pake motor. Start dari Surabaya bareng temen2, seru!!

    Salam
    Catur

    BalasHapus