Kamis, 23 Februari 2012

Riding Santai, Pemandangan Permai, Gunung Ciremai

Tiba2 Om Agus menyapa lewat chat FB,  Ngobrol sana - sini, ujung2nya tibalah pada pembicaraan bahwa om Agus akan melakukan riding  di sekitaran Gunung Ceremai [tentang Gn. Ceremai klik disini]  pada 18 Februari 2012. Saya ga langsung mengiyakan pada waktu itu, karena takut bentrok dengan jadwal kerja saya *padahal pengen banget dan ga mau melewatkan riding bareng sama Om Agus. Dapat kabar lagi ternyata om Reza juga mau gabung juga  Sekitar H -2 Om Agus menanyakan lagi, tentang jadi ga saya ke Cirebon, dan saya mengiyakan pada H-1. Dan tibalah waktu keberangkatan..

Berangkat dari Jakarta jam 00.30 dini hari, baru kali ini saya melakukan perjalanan gelap hari, tapi saat itu saya merasakan kenikmatan tersendiri, ketika riding tanpa kemacetan Jakarta dan sekitarnya :). Jalur Pantura pilihan menuju Cirebon pada saat itu, perjalanan relatif lancar, hanya setelah memasuki daerah Ciasem, Subang ada kemacetan yang lumayan panjang  karena adanya perbaikan jalan.*arrrgh...kenikmatan tadi jadi agak terganggu. 

kemacetan Ciasem-Subang
Selap - selip diantara kendaraan besar sedikit membuat stres :) bosen dengan keadaan ini Bishop saya ajak istirahat di Alf*mart sambil menyambung tidur saya yang kurang :D 

tidur bentar yaak..
Ga terasa sudah setengah jam an disini, dan lanjut lagi perjalanan...ternyata fajar sudah menampakan sinarnya saat  kami melaju lagi. Dan singkat cerita masuk kota sekitar jam 7 pagi. Dan sempet tanya om Agus via sms alamat rumah beliau, walaupun sebelumnya saya pernah kesana, tapi lupa :D 
Setelah ngubek2 sebagian Cirebon sampailah di kediaman om Agus. Ternyata Om Reza sudah nyampe duluan, dan surprise lagi ternyata ada om Julianto Sasongko.

Saya istirahat sebentar di kediaman om Agus, para master turing tersebut akan keluar mencari sarapan.

para master mencari sarapan :)
Sekitar setengah jam beliau2 ini kembali ke kediaman om Agus, dan langsung siap2 melakukan riding :) Starter....dan braaaangkat! dengan urutan group Om Agus, saya, Om Reza dan Om Julianto paling belakang.
Sampailah di rest point pertama, yaitu Setu Patok, pemandangan waduk, dengan beberapa orang mancing, dan latar belakang gunung Ceremai yang kelihatan gagah pada waktu itu. 

setu Patok
poto dulu
Ga lama disini, poto2 dan berangkat lagi melanjutkan perjalanan. Melewati desa2 sekitar Ceremai dengan jalan ga begitu mulus dan menanjak, tibalah kami di rest poin ke dua, ditempat ini kami bisa melihat dari atas Setu Patok tadi  dan sebagian kota Cirebon kelihatan dari sini.

dari atas
Lanjut nge-gas lagi..melewati beberapa spot yang menarik dan kadang2 kami berhenti untuk sekedar menikmati pemandangannya dan foto2 tentunya :) Jalan yang kami lewati kali ini lebih variatif tapi cenderung jalan berbatuan dan menanjak :) . Dan berhenti lagi sebuah warung untuk istirahat, dan sekedar minum, saya sendiri pesen mie rebus :)

lanjut jalan lagi...
warung..
Selesai istirahat lanjut lagi....saya merasakan jalan yang dilaluin semakin banyak frekuensinya berbatu,dan menanjak tentunya, karena tujuan kami, kata Om Agus adalah desa tertinggi di gunung Ceremai yang bisa di lewati dengan motor :) Pemandangan sawah2 mendominasi perjalanan kali ini.

kereen.....
Sekitar jam 13.00 sampailah di suatu jembatan gantung yang menghubungkan suatu desa, Cikeruh namanya (cmiiw), kalo liat jembatan gantung langsung aja teringat jembatan yang di Sawarna, kebayang kalo ngelewatinnya jembatan akan goyang2, akhirnya melewati jembatan ini, dan ternyata ga terlalu bergoyang seperti yang dikhawatirkan :D . Sampai di ujung jembatan berhenti dan istirahat, setelah ini balik arah melewati jembatan ini lagi.

jembatan
Lanjut lagi untuk 'mengelilingi' gunung Ceremai, dengan kondisi jalan yang hampir sama dengan sebelumnya terus gas,dan sampailah kami ditempat ketinggian yang lumayan untuk melihat setiap sudut pemandangan yang sangat menyegarkan mata :) Sambil menikmati bonus dari perjalanan yang indah ini, kami sebagian mengisi perut di warung yang kebetulan bertengger di ketinggian ini.

nyampe..
pemandangan permai 1
pemandangan permai 2
Sekitar 45 menit di sini, kami menlanjutkan perjalanan, saatnya  untuk turun gunung :) pemandangan kali ini ga kalah indah dari sebelum2nya, dan beberapa berhenti untuk menikatinya dan mengabadikan dengan kamera. Saat berhenti di salah satu spot, saya menyadari kalo top box yang menempel di bagian belakang motor ternyata goyang2,  akibat dari baut yang untuk mengaitkan ke braket jatuh di jalan. Karena saya membawa beberapa baut dan mur cadangan, jadi kejadian ini ga terlalu menganggu untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya.

nunggu om Jul, om Reza sambil nikmatin yg ada
benerin box dibantu om Jul
Singkat cerita..kami meneruskan pulang menuju ke kediaman om Agus lagi..sempat berhenti untuk solat ashar dan sempet berhenti untuk makan dan solat magrib, disini agak lama sambil mendengarkan cerita om Reza tentang Nusantaride dari sejarah sampe rencana kedepannya.

Sampe rumah om Agus sekitar jam 20.00, sambil istirahat dengan disuguhin salad buah, kami ngobrol2 sebentar tentang perjalanan yang sudah dilakukan. Sementara tanpa disadari Om Reza  sudah terlelap duluan :D dan saya masih ngobrol dengan om Julianto, beliau bercerita tentang turing2nya, yang sangat 'meracuni' saya. Tanpa disadari mendengar cerita om Jul, seperti dongeng sebelum tidur dan saya pun tertidur.

Bangun sekitar jam 2 pagi, ternyata om Julianto sudah pulang duluan menuju Jogja, ga lama setelah bangun saya pun pamitan dengan Om Agus, sementara Om Reza masih tertidur nyenyak.Singkat cerita kami sampe Jakarta jam 10 pagi dengan selamat..

Makasih kepada, Om Agus, Om Reza, Om Julianto sasongko atas perjalanan yang sangat menyenangkan, suatu kehormatan bagi saya bisa riding dengan beliau2 ini...........................

dari kanan-kiri : om Julianto, saya, Neni, om Agus, m Reza *terimakasih semua...


gambar lebih banyak klik disini

5 komentar:

  1. wuih itu pemandangan ajib bener dah.
    ane yg dari indramayu aja blum tau klo ada jalur kaya gitu hu hu hu

    BalasHapus
  2. wuah keren euy ... cuma belom kebayang nih rute nya lewat mana ajah ..

    bisa di info bray point2 tkp nya ... liat di peta periplus gak ada setu nya



    ibrahim touring
    yg1bra@yahoo.com.sg

    BalasHapus
    Balasan
    1. silahkan di cek disini mas bro
      http://www.nusantaride.com/Forums/showthread.php?t=374

      Hapus
  3. setu patok lumayan gede juga yaaaaa

    BalasHapus