Selasa, 20 Desember 2011

bukan [SAtuWARNA]

Tujuan perjalanan Bishop kali ini adalah pantai Sawarna, yang tepatnya berada di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Pada tanggal 1 Oktober 2011 pagi sekitar jam 07.00, dimulailah perjalanan ini, menuju kawasan Kota Tua untuk menjemput boncenger + tukang poto :) Sempat sarapan disini    
dan kebetulan ketemu seorang bapak beserta istri yang sarapan ditempat yang sama, beliau becerita panjang lebar tentang sejarah Indonesia, karena beliau rajin membaca dan travelling ketempat bersejarah di Indonesia,  apa yang diceritakan sangat detail dan kami sangat tertarik untuk mendengarkannya.
Oya..perjalanan kali ini pengalaman pertama Bishop menggunakan box, yang saya beli seken dari teman. Karena baru pertama menggunakannya (baca:box) kadang saya masih belum fasih untuk menutup ato membuka box Givi E 45 tersebut :D.

kesusahan membuka E 45
Sekitar 45 menit nokrong di tukang mie ayam ini, dan starter dipencet dan meluncuuuur! :) Rute untuk berangkat yang Bishop pilih adalah Jakarta - Balaraja - Rangkasbitung - Malingping - Bayah - Sawarna.


Perjalanan cukup lancar, hanya sedikit macet ketika menemui pasar di berbagai titik. Sampai Balaraja, Rangkasbitung lancar *ga pake acara bingung dan kesasar :D Tapi begitu memasuki Malingping sedikit kebingungan dan kesasar sempet dialami *let's go get lost :) Tapi bisa bisa diatasi dengan berkali kali melihat google map :) karena tanya beberapa orang yang kami temui rata2 tidak tahu arah menuju Sawarna *tepok jidat.

sedikit kemacetan
salah satu jalan di Malingping yang akan di cor
Memasuki daerah Malingping sekitar jam 4 sore dan menyusuri pantai yang ada disini, pikiran kami ga mungkin ngejar matahari sunset di Sawarna, jadilah Bishop menepi di satu pantai disana yang ga ada nama pantainya. Sambil istirahat dan menunggu matahari meninggalkan harinya :)

menunggu matahari menutup hari itu

seperti matadewa



Setelah terdengar adzan magrib, melanjutkan perjalanan ke arah Sawarna tentunya, memasuki kecamatan Bayah sekitar jam 8 dan ketika memasuki daerah sepi,jalan yang begitu lebar dan gelap gulita tentunya *damn!! saya mikir lagi untuk melewati sendirian daerah ini, kembali lagi ke kota kecamatan Bayah unutk makan malam dan cari2 informasi, berhentilah Bishop diwarung sate, dan bertanya sama penjual sate tentang daerah Sawarna, lagi2 sial!! penjual satenya ga bisa bahasa Indonesia, dengan sok bisa bahasa Sunda saya mencoba bertanya, walaupun informasi yang diinginkan ga didapatkan :))  Tapi keberuntungan masih ada, datanglah seseorang yang ingin beli sate, dan ada pencerahan disini, apalagi bapak pebeli sate itu satu arah menuju Sawarna, jadilah kami setelah menikmati sate membututi si bapak * Cihuuuy!! Dan melihat jembatan gantung, yang berarti kami sudah sampe desa Sawarana sekitar jam 9 malam. *ga sempet foto karena gelap :), nanti aja kalo pulang moto jembatan yang fenomenal ini :) 
Memasuki desa ini dengan melihat rumah2 penduduk yang bedekatan, hanya jalan yang cukup buat motor, niatnya cari tempat di pinggir pantai dan tidur disana, karena emang sudah bawa sleeping bag :) tapi belum aja nemuin pantainya, sudah kesusahan melewati pasir dengan Bishop, belum lagi gelap gulita, jadi ga nemu tempat yang cocok buat bersleeping bag ria :)
Kembali keperkampungan, menemui penduduk yang menawari home stay saat kami memasuki desa ini, dan di carikannlah tempat yang masih kosong. "wah..sudah terisi semua,mas" jawaban yg terima setelah menunggu. *wah..gimana nih. "tapi coba saya tanyakan lagi, sebenarnya rumah itu ga buat home stay, tapi ada kamar yang kosong" penduduk itu masih berusaha mencarikan tempat buat kami. Dan beberapa menit kemudian dia kemali, dan mengantarkan kerumah tersebut, tawar menawar harga dan, tiduuuuur! :)

Bishop dengan setia menunggu sang juragan terlelap :D
Bangun kesiangan, jam 6 :( Kami ditawarin saparan pagi oleh pemilik rumah. Setelah selesai sarapan, kemas2 brangkat kepantai *here we go! Memasuki daerah pantai, kami ga melihat tanjug layar yang biasa saya liat di internet itu. Dan ga petunjuk jalan pula *let's go get lost..let's go get lost.. dan belum menemukan orang yang bisa ditanya disini pantai ini, jadilah mencari cari sendiri dengan susah payah, susah karena harus melewati pasir dan baru pengalaman pertama bishop di pasiran kayak gini, sering kali sudah pol ga, bishop ga mau maju *Damn!!(lagi). 

Bishop ditinggal, mencari dengan jalan kaki


blusukan ga jelas
dan ku terjatuh lagi
Dan setelah pencarianku *haiyaah,  ditemukan kanlah bebatuan gede yang mirip layar, yang emang disebut Tanjung Layar, setelah melihat megahnya benda ini berarti kami mencapai tujuan *yihaaaaa!
Selanjutnya biar gambar yang bercerita....

yihaaaa...!


...?
bigger than my body
para...para..paradise..
reflection


frame of me *narsis mode on
foto2 lain klik disini

Jam tangan udah menunjukan jam 10, panas juga udah lumayan menyengat, air pasang juga seakan 'mengusir' kami untuk meninggalkan tempat ini. Siap2..balik arah Bishop, dan menuju home stay. Sampe sini lansung menuju kamar mandi, tidur sebentar persiapan pulang ke Jakarta. Selepas dzuhur kami pamit sama tuan rumah, dan meninggalkan desa ini, oya kali ini Bishop sempet foto di jembatan gantung :D

jembatan satu2nya akses menuju desa Sawarna

Kali ini pulang dengan menempuh rute yang berbeda dengan saat berangkat *thanks google map untuk pecerahaannya :) . Yaitu menempuh rute Bayah - Cisolok - Cibadak - Ciawi - Bogor - Jakarta.
Dengan view kana kiri jalan yang berbeda tentunya, dan banyak spot2 menarik dari jalur pelabuhan ratu yg dihiasi pesisir pantai dan setelah melaluinya berganti jalan menanjak, menikung  dengan kebun teh dan hijauan dikanan kiri jalan. Dan sempet berhenti disalah satu pinggir jalan yang ada warung, untuk menikmati view yang sayang dilewatkan,*dan juga karena lapeeer :)

Bishop, can you take me higher?

semakin betah aja disini
ini ceritaku, mana ceritamu?
Abis ini melanjutkan perjalanan lagi...sepanjang jalan pelabuhan ratu disuguhi pemandangan pesisir pantai. Dan memasuki Bogor, sangat menikmati pemandagan yang hijau dan jalan yang menanjak dan menikung. Singkat cerita Bishop memasuki kandangnya sekitar jam 8 malam..
Alhamdulillah..perjalanan yang penuh dengan warna, walaupun tujuan awal ke Sawarna..tapi pada pelaksanaany mendapatkan beberapa obyek dan momen yang sangat membuat saya ingin melakukan perjalanan2 dengan Bishop lagi...let's go get lost..let'e go get lost :)

klik di sini untuk lihat gambar lebih banyak

1 komentar: