Senin, 09 Oktober 2017




Bukit Hud berada di desa Karang Bolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen ini menawarkan pemandangan keren diatas bukit ketinggian 150 meter dari permukaan laut.
Suara deburan ombak menghantam tebing, hehijauan bukit bukit, laut luas terhampar, pertemuan air laut yg beda warna membuat suasana di bukit ini tempat yg membuat betah berlama lama lama disini.

Rabu, 04 Oktober 2017



Sisa file saat arus balik lebaran kemarin, ketika gak sengaja (baca:kesasar) lewat daerah Cirebon, tiba - tiba pengin eksplore sekitaran gunung Ceremai. Berbekal info bahwa di atas bukit 1000 bintang ada penginapan, Bishop langsung tancap gas kesana.
Disasarkan gmap di hutan pinus, membuat waktu perjalanan bertambah, dan akhir cerita saya balik turun setelah menempuh beberapa kilometer sebelum gagal mencapai atas bukit.

Dengan alasan hari yg semakin gelap, kabut pekat mulai turun, dan hanya berekndara sendiri, serta tidak bawa ransum makan yg mengurungkan semangat saya sampai atas bukit. Safety first kalo bahasa kerennya 😂

Senin, 02 Oktober 2017




Tidak ada yg lebih menyenangkan ketika berkendara dan kesasar di daerah pegunungan dg jalan berkelok, sepi, pemandangan hehijauan pohon menjulang tinggi.

Kali ini saya berkendara didaerah Guci, Tegal, Jawa Tengah. Ditengah pencarian jalan menuju Cikarang setelah dari Jogja sehari sebelumnya.

Minggu, 01 Oktober 2017


Istirahat ditengah perjalanan menjadi penting dan bagi saya salah satu faktor yg utama dari keselamatan berkendara. Dimanapun jika merasa ngantuk, wajib mencari tempat untuk istirahat. Kali ini saat melewati waduk Mrica (Banjarnegara, Jawa Tengah) atau nama lain bendungan PLTA Jendral Soerdirman, saya mencari lokasi untuk sekedar memejamkan mata beberapa menit demi kesegaran stamina kembali. Melewati jalan setapak ditengah pepohonan, menuju salah satu sudut dari waduk yg belum pernah sama sekali datangi. Menemukan rerimbunan pohon, hammock digantung di kedua batang pohon. Menikmati sepi diwaduk yg sedang surut airnya, sekali mendengarkan kicauan burung pemakan ikan yg terbang tengah diatas air. Salah satu nikmat perjalanan yg tiada tara.

Jalur Salem | Brebes



Berkendara ketika mudik lebaran kemarin, salah satu jalur nya adalah kecamatan Salem ini, masih masuk kabupaten Brebes, daerah ini merupakan perbukitan diikuti lembah luas. Jika dilihat dipeta bentuknya seperti mangkok. Berkendara di daerah ini memerlukan kewaspadaan penuh, apalagi waktu itu saya melewatinya saat malam menjelang. Karena tanjakan serta tikungan tajam dg penerangan yg minim adalah tantangan berkendara didaerah ini ketika malam. Dalam video ini menemui pengendara lain yg mengalami kejadian terjatuh ketika berusaha melewati tikungan dan tanjakan. Jika baca beberapa referensi ( https://id.m.wikipedia.org/wiki/Salem...) Salem ini mempunyai beberapa spot dg pemandangan menarik, sayang saya melewatinya ketika gelap hari.

Jumat, 08 September 2017

Basic Life Support Overview | Menembus Batas Indonesia & Sistem Piranti Destinasi



Mengikuti  kegiatan " Basic Life Support Overview"  yang diselenggarakan oleh Menembus Batas Indonesia bersama Sistem Piranti Destinasi pada tanggal 29 - 30 Juli 2017.

Kegiatan ini bagi saya menambah wawasan baru terutama tentang bagaimana menangani pertolongan pertama, yang materinya disampaikan oleh orang yang sangat berkompenten dibidangnya yaitu Dr. M Iqbal El Mubarak dan Dr Dodi.

Dan juga bersama mas Adi Nugroho yg beliau adalah Adobe brand ambassador, memberikan materi 'High Impact Presentation' memberikan wawasan gimana dasar dari membuat persentasi yang baik.

Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 80 Peserta dari berbagai komunitas roda dua, pecinta alam, 4 wheeler dan privateer.

Acara ini diakhiri dengan penyerahan donasi untuk pembangunan MCK serta  donasi alat sholat, Al Qur'an serta buku Iqra untuk Mushola di desa tapos 1.

Selanjutnya yang tidak kalah menarik adalah kegiatan mengekplore salah satu curug yang masih sangat alami, yaitu Curug Padalarang. Dengan menyusuri sungai, menapaki bebatuan licin, dengan berbasah di air sungai yg segar dan dingin adalah keseruan tersendiri. Sepertinya Piknik Asik dan tidak berisik yang sudah menjadi tagline teman2 Menembus Batas Indonesia adalah benar adanya.

Semoga acara serupa bisa di adakan kembali dikemudian hari.

Sukses terus buat Menembus Batas Indonesia.

Kamis, 10 November 2016

Hampir Pungli di Candi Jiwa , Karawang


Kebetulan lokasi yang tidak begitu jauh dari Cikarang, tempat saya berdomisili. Sore itu saya arahkan Bishop menuju Candi Jiwa, di kota Karawang. Candi agama Budha yang konon lebih tua dari candi Borobudur ini hanya berjarak sekitar 50 kilometer dari tempat tinggal saya yang di Cikarang. Jika dari jalan Cikarang - Karawang, sebelum kota Karawang bisa ambil arah kesana dari pertigaan menuju Rengasdengklok, dari sini ada beberapa petunjuk menuju lokasi, dengan teknologi google map pun akan lebih mudah mengarah kesana.

Tujuan kesini salah satunya adalah untuk mengambil video aerial, kebetulan saya lagi gandrung dengan kegiatan ini dengan pesawat tanpa awak atau biasa disebut drone berkamera ini. Candi Jiwa ini akan menjadi objek untuk melatih jari saya menggerakan tuas remote drone, dengan mengambil berbagai sudut pengambilan gambar. 

Tiba di lokasi setelah membayar retribusi sebesar lima ribu rupiah, Bishop saya parkir untuk selanjutnya saya berjalan kaki ke lokasi candi yang hanya berjarak seratus meter dari parkiran. Candi terletak ditengah hamparan luas persawahan padi yang sedang menghijau, seakan mempertegas jika Karawang masiih menjadi lumbung padi. Angin sepoi-sepoi berhembus seakan menyambut ramah kedatangan saya. Tidak banyak pengunjung saat itu, hanya terlihat sekumpulan pemuda yang jumlahnya tidak lebih dari tujuh orang.

Saya pun langsung menuju bawah pohon rindang di sudut dari lokasi Candi Jiwa ini. Sambil bersentai dengan menengguk air mineral, bertegur sapa dengan pengunjung lain yang kebetulan tidak jauh dari saya duduk. Sekitar setengah jam saya bersantai dibawah pohon sebelum mengeluarkan alat dokumentasi berupa drone.

Ketika mengeluarkan beberapa bagian dari drone, datanglah 3 orang yang sebelumnya sudah terlihat sejak saya tiba dilokasi. Terjadilah percakapan setelahnya : 

Mereka 1 : dari mana , mas?
Saya         : dari Cikarang, pak. 
Mereka 1: mau ngambil video/gambar ya? ntar bicara dengan bapak ini, dia petugas/penjaga lokasi ini (sambil menunjuk orang disampingnya)

*saya berkata dalam hati jika gelagatnya mereka akan melakukan pungutan liar karena saya akan mendokumntasikan lokasi ini.

Mereka 2 : ini pribadi atau dari instasi, mas?

*karena sudah terlihat gelagatnya saya menyiapkan satu jurus untuk menjawabnya.

Saya : pribadi, pak..oya saya punya web/blog pribadi yang pengunjung nya ribuan perhari (kalo ini bohong, padahal cuma bisa dihitung dengan jari pengunjung blog saya) , jadi dengan mendokumentasikan lokasi ini lalu menayangkannya di blog, tempat ini akan semakin dikenal dan akan semakin banyak pengunjungnya , dengan begitu akan menjadi tambahan pemasukan dana juga untuk pengurus/warga sekitar. Tapi tolong awasin pengunjung untuk menjaga tempat ini ya, pak?
Jadi saya boleh menerbangkan drone disini, pak?

Mereka 2 : Ooh..silahkan , boleh kok..

Saya  : terimakasih, pak

Dan saya pun menerbangkan drone dengan bahagia disaksikan ketiga bapak - bapak tadi.